Assalamualaikum wrwb.
sering kali peluang bukan ditemukan dalam kemudahan, sebaliknya... peluang terlihat ketika kita berada di tengah kesulitan. Bisa jadi karena kemudahan dan zona nyaman sering membuat kita terlena dan lalai.
Sayangnya, tidak semua orang dapat melihat peluang di rerimbunan kesulitan. Banyak yang justru takut, bersahabat dengan keluh, bahkan kabur dari kesulitan, menolak untuk menghadapinya.
Padahal Allah berjanji dua kali berturut-turut dalam al Quran: Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan. Artinya, kesulitan diberikan oleh-Nya pada kita satu paket dengan peluang kemudahan. Bagaimana mungkin kita masih takut menghadapi kesusahan? Apakah itu pertanda kita tak percaya dengan janji-Nya?
Terlalu banyak contoh terserak, orang-orang sukses yang berlatar belakang orang susah. Lalu mengapa kita tidak mengambil pelajaran dan malah mengeluh saat menemui rintangan?
Semestinya tiap kali menemui kesukaran, yang harus kita tanyakan adalah... peluang apa yang saya dapatkan dari kesulitan ini?
Sobat, semoga Allah menanamkan pada kita keyakinan akan janji-Nya, dan ketenangan menghadapi kesulitan. Sehingga kita dapat meraih peluang di tengah kesusahan.
Selamat menemukan peluang dalam kesulitan yang kita hadapi hari ini! Jangan sampai rugi dua kali... diberi kesulitan, dan kemudian tenggelam dalam keluhan...
(http/www.annidaonline.com)
wassalamu'laikum wr.wb
Kamis, 06 Oktober 2011
Assalamualaikum wrwb.
sering kali peluang bukan ditemukan dalam kemudahan, sebaliknya... peluang terlihat ketika kita berada di tengah kesulitan. Bisa jadi karena kemudahan dan zona nyaman sering membuat kita terlena dan lalai.
Sayangnya, tidak semua orang dapat melihat peluang di rerimbunan kesulitan. Banyak yang justru takut, bersahabat dengan keluh, bahkan kabur dari kesulitan, menolak untuk menghadapinya.
Padahal Allah berjanji dua kali berturut-turut dalam al Quran: Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan. Artinya, kesulitan diberikan oleh-Nya pada kita satu paket dengan peluang kemudahan. Bagaimana mungkin kita masih takut menghadapi kesusahan? Apakah itu pertanda kita tak percaya dengan janji-Nya?
Terlalu banyak contoh terserak, orang-orang sukses yang berlatar belakang orang susah. Lalu mengapa kita tidak mengambil pelajaran dan malah mengeluh saat menemui rintangan?
Semestinya tiap kali menemui kesukaran, yang harus kita tanyakan adalah... peluang apa yang saya dapatkan dari kesulitan ini?
Sobat, semoga Allah menanamkan pada kita keyakinan akan janji-Nya, dan ketenangan menghadapi kesulitan. Sehingga kita dapat meraih peluang di tengah kesusahan.
Selamat menemukan peluang dalam kesulitan yang kita hadapi hari ini! Jangan sampai rugi dua kali... diberi kesulitan, dan kemudian tenggelam dalam keluhan...
(http/www.annidaonline.com)
wassalamu'laikum wr.wb
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar